Saturday, June 6, 2026

12 Great Vows of Medicine Buddha


Berikut terjemahan 12 ikrar agung Buddha Pengobatan yang mengutamakan makna dan menggunakan padanan istilah Buddhis yang lazim dalam bahasa Indonesia:



Untuk ikrar agungnya yang pertama, beliau bersabda:

"Di masa mendatang, ketika aku telah mencapai Kebuddhaan sempurna dan mewujudkan Pencerahan Tertinggi yang sempurna tiada tara, semoga cahaya tubuhku menerangi dunia-dunia yang tak terhitung, tanpa batas, dan tak terukur; menghangatkan serta membuat semuanya bercahaya. Semoga semua makhluk dihiasi dengan tiga puluh dua tanda manusia agung dan delapan puluh tanda sekunder yang mulia, sebagaimana diriku."

Untuk ikrar agungnya yang kedua, beliau bersabda:

"Di masa mendatang, ketika aku telah mencapai Kebuddhaan sempurna dan mewujudkan Pencerahan Tertinggi yang sempurna tiada tara, semoga tubuhku laksana permata lazurit biru yang berharga—murni luar dan dalam serta memancarkan cahaya yang tanpa noda. Semoga aku mewujudkan tubuh yang tinggi, agung, kokoh, penuh kemuliaan dan keagungan, serta dihiasi lingkaran cahaya yang begitu terang hingga melampaui sinar matahari dan bulan. Semoga cahayaku memungkinkan makhluk-makhluk yang terlahir di ruang-ruang gelap di antara dunia-dunia, maupun mereka yang hidup di dunia manusia dan bepergian pada kegelapan malam, dapat berjalan dengan sukacita dan melakukan perbuatan-perbuatan bajik."

Untuk ikrar agungnya yang ketiga, beliau bersabda:

"Di masa mendatang, ketika aku telah mencapai Kebuddhaan sempurna dan mewujudkan Pencerahan Tertinggi yang sempurna tiada tara, semoga kebijaksanaan dan sarana-upayaku yang tak terbatas menganugerahkan kekayaan yang tak habis-habisnya kepada alam-alam makhluk yang tak terukur jumlahnya, sehingga tidak ada satu pun yang kekurangan."

Untuk ikrar agungnya yang keempat, beliau bersabda:

"Di masa mendatang, ketika aku telah mencapai Kebuddhaan sempurna dan mewujudkan Pencerahan Tertinggi yang sempurna tiada tara, semoga semua makhluk yang menempuh jalan yang keliru diarahkan ke jalan menuju Pencerahan. Semoga mereka yang telah memasuki Jalan Para Śrāvaka maupun Jalan Para Pratyekabuddha dituntun menuju Kendaraan Agung (Mahāyāna)."

Untuk ikrar agungnya yang kelima, beliau bersabda:

"Di masa mendatang, ketika aku telah mencapai Kebuddhaan sempurna dan mewujudkan Pencerahan Tertinggi yang sempurna tiada tara, semoga semua makhluk yang dekat denganku menjalankan perilaku suci. Demikian pula, semoga makhluk-makhluk lain yang jumlahnya tanpa batas mendengar namaku, dan melalui kekuatanku mereka berpegang teguh pada tiga ikrar serta memiliki disiplin moral yang murni dan tak tercemar. Semoga tidak seorang pun menjalankan disiplin yang keliru hingga terjatuh ke alam-alam rendah."

Untuk ikrar agungnya yang keenam, beliau bersabda:

"Di masa mendatang, ketika aku telah mencapai Kebuddhaan sempurna dan mewujudkan Pencerahan Tertinggi yang sempurna tiada tara, semoga makhluk-makhluk yang bertubuh lemah, memiliki indra yang terganggu, berparas buruk; yang bisu, pincang, bungkuk, atau berpenyakit kulit; yang bermata satu, buta, tuli, sakit jiwa; maupun yang tubuhnya dilanda berbagai penyakit lainnya, mendengar namaku. Ketika mereka mendengarnya, semoga seluruh indra mereka menjadi sempurna dan tubuh mereka kembali utuh."

Untuk ikrar agungnya yang ketujuh, beliau bersabda:

"Di masa mendatang, ketika aku telah mencapai Kebuddhaan sempurna dan mewujudkan Pencerahan Tertinggi yang sempurna tiada tara, semoga makhluk-makhluk yang tubuhnya terserang berbagai penyakit, yang rapuh, tanpa perlindungan, kekurangan kebutuhan hidup dan obat-obatan, tidak memiliki siapa pun yang merawat mereka, hidup dalam kemiskinan dan penderitaan, mendengar namaku. Semoga semua penyakit mereka lenyap. Semoga mereka memperoleh kesehatan dan hidup bebas dari bahaya sampai akhirnya mencapai Pencerahan."

Untuk ikrar agungnya yang kedelapan, beliau bersabda:

"Di masa mendatang, ketika aku telah mencapai Kebuddhaan sempurna dan mewujudkan Pencerahan Tertinggi yang sempurna tiada tara, semoga para perempuan yang menderita akibat berbagai keterbatasan dan kesulitan karena terlahir sebagai perempuan, yang tidak menginginkan keadaan tersebut dan ingin terbebas darinya, dapat meninggalkan kelahiran sebagai perempuan dan terlahir sebagai laki-laki sampai mereka mencapai Pencerahan."

Untuk ikrar agungnya yang kesembilan, beliau bersabda:

"Di masa mendatang, ketika aku telah mencapai Kebuddhaan sempurna dan mewujudkan Pencerahan Tertinggi yang sempurna tiada tara, semoga aku membebaskan semua makhluk dari belenggu Māra. Semoga mereka yang tersesat karena pandangan-pandangan yang menyimpang, bertentangan, dan kacau ditegakkan dalam Pandangan Benar. Kemudian, secara bertahap, semoga aku mengajarkan kepada mereka laku seorang Bodhisatwa."

Untuk ikrar agungnya yang kesepuluh, beliau bersabda:

"Di masa mendatang, ketika aku telah mencapai Kebuddhaan sempurna dan mewujudkan Pencerahan Tertinggi yang sempurna tiada tara, semoga kekuatan jasa kebajikanku membebaskan dari segala bentuk bahaya makhluk-makhluk yang ketakutan karena ancaman penguasa, yang dibelenggu, dipukuli, disiksa, dijatuhi hukuman mati, dianiaya dengan berbagai tipu daya, dipermalukan, serta menderita secara jasmani, ucapan, maupun batin."

Untuk ikrar agungnya yang kesebelas, beliau bersabda:

"Di masa mendatang, ketika aku telah mencapai Kebuddhaan sempurna dan mewujudkan Pencerahan Tertinggi yang sempurna tiada tara, semoga aku menyediakan makanan yang segar, harum, dan lezat bagi makhluk-makhluk yang terbakar oleh lapar dan dahaga, yang bersusah payah mencari makanan hingga melakukan perbuatan tidak bajik. Setelah tubuh mereka terpuaskan, semoga aku membahagiakan mereka lebih jauh lagi dengan cita rasa Dharma."

Ikrar agung kedua belas dari Yang Tathāgata adalah sebagai berikut:

"Di masa mendatang, ketika aku telah mencapai Kebuddhaan sempurna dan mewujudkan Pencerahan Tertinggi yang sempurna tiada tara, semoga aku menyediakan pakaian yang sesuai kebutuhan dan berwarna indah bagi makhluk-makhluk yang telanjang, tidak memiliki pakaian, miskin, menderita, dan sengsara siang maupun malam karena dingin, panas, lalat, dan serangga yang menggigit. Semoga aku memenuhi segala harapan makhluk-makhluk dengan berbagai jenis permata, perhiasan, untaian bunga, wewangian, minyak harum, musik, alat-alat musik, dan genderang yang mereka inginkan."



Catatan istilah:
  • Perfect BuddhaBuddha Sempurna / Kebuddhaan sempurna
  • Unsurpassed and perfect awakeningPencerahan Tertinggi yang sempurna tiada tara (padanan anuttarā samyaksaṃbodhi)
  • Great VehicleKendaraan Agung (Mahāyāna)
  • HearersŚrāvaka
  • Solitary BuddhasPratyekabuddha
  • Skillful meanssarana-upaya (upāya-kauśalya)
  • Correct viewPandangan Benar
  • Dharma dipertahankan sebagai istilah Buddhis baku
  • Thus-gone oneTathāgata
  • Māra dipertahankan sebagai nama diri dalam kosmologi Buddhis.


No comments: