Para dermawan pelindung Dharma dari Nya Non berharap Milarepa tinggal bersama mereka untuk selamanya. Milarepa menjawab,
"Aku tidak dapat tinggal di sini lama. Namun, aku akan menganugerahkan berkah umur panjang dan kesehatan kepada kalian semua. Aku juga berdoa semoga kelak kita bertemu kembali dalam keadaan yang penuh keberuntungan, dalam kondisi yang mendukung praktik Dharma."
Kemudian beliau menyanyikan lagu ini:
Di hamparan langit biru yang tak berbatas,
Matahari dan rembulan terus beredar.
Putaran mereka
Menandai silih bergantinya waktu.
Wahai langit biru,
Semoga engkau senantiasa damai dan sejahtera.
Sebab aku, sang matahari dan rembulan,
Kini akan berangkat,
Mengembara ke Empat Benua
Dengan hati yang lapang.
Di puncak gunung menjulang sebuah batu besar.
Di sekelilingnya berputar burung nasar,
Raja segala burung.
Pertemuan dan perpisahan mereka
Menjadi penanda perubahan waktu.
Wahai batu yang kukasihi,
Semoga engkau tetap teguh dan sentosa.
Sebab aku, sang burung nasar,
Kini akan membentangkan sayap
Terbang menuju keluasan angkasa.
Semoga petir tak pernah menyambarmu.
Semoga aku pun tak terjerat perangkap.
Dengan inspirasi Dharma,
Semoga kita segera bertemu kembali,
Dalam kemakmuran dan berkah.
Di bawah sana mengalir Sungai Tsang,
Tempat ikan-ikan bermata keemasan berenang.
Pertemuan dan perpisahan mereka
Menandai silih bergantinya waktu.
Wahai aliran sungai,
Semoga engkau tetap jernih dan lestari.
Sebab aku, sang ikan,
Kini akan berenang menuju Sungai Gangga
Untuk mengembara.
Semoga tak seorang pun mengeringkan aliranmu demi pengairan.
Semoga para nelayan tak pernah menangkapku dalam jala mereka.
Dengan inspirasi Dharma,
Semoga kita segera bertemu kembali,
Dalam kemakmuran dan berkah.
Di taman yang indah
Mekarlah bunga Halo.
Mengitarinya adalah kumpulan lebah Persia.
Pertemuan dan perpisahan mereka
Menandai silih bergantinya waktu.
Wahai bunga yang elok,
Semoga engkau tetap mekar dan lestari.
Sebab aku akan menyaksikan
Bunga-bunga di tepi Sungai Gangga.
Semoga hujan es tak pernah merontokkan kelopakmu.
Semoga angin tak pernah menerbangkanku jauh.
Dengan inspirasi Dharma,
Semoga kita segera bertemu kembali,
Dalam kemakmuran dan berkah.
Di sekeliling yogi Milarepa
Berkumpullah para dermawan setia dari Nya Non.
Pertemuan dan perpisahan mereka
Menandai silih bergantinya waktu.
Wahai para dermawan yang kukasihi,
Semoga kalian selalu sehat dan berbahagia,
Sebab kini aku akan berangkat
Menuju pegunungan yang jauh.
Semoga aku, sang yogi,
Terus maju di Jalan Dharma.
Dan semoga kalian semua
Dianugerahi usia panjang.
Dengan inspirasi Dharma,
Semoga kita segera bertemu kembali,
Dalam kemakmuran dan limpahan berkah.
— Milarepa
No comments:
Post a Comment