Wednesday, May 18, 2011

Diantara Langit dan Dirimu

Tetes air mata mengalir sedih
Akupun menangis dalam lamunanku
Ku yakin lamunanku hanya mimpi
Namun ternyata kau tlah pergi jauh

Seakan ada cinta mengikatku
Akupun melamun dalam bayang sepi
Sungguh ku kira itu hanya mimpi
Namun ternyata kau tlah pergi jauh

Mana adanya cinta sucimu?
Mana adanya harapan hati?

Saat malam tiba bulanpun tenggelam
Kala rasa hati berselimut resah
Kala ku ingin mencoba berucap
Namun ku hanya mampu terdiam.

Ost. Rindu-Rindu Aizawa, dicatat hanya berdasarkan ingatan semata... ^^

1 comment:

hijaudaun said...

puisi yang bagus. saya suka